Tugas Sistem Informasi Manajemen
1.pada titik mana dalam SLC(system life cycle) manajer memiliki kesempatan untuk membuat keputusan teruskan atau hentikan?
Jawab :
Pertama pada tahap perencanaan manajer membuat keputusan untuk menerima atau menolak proyek penelitian , kedua pada tahapan analisa dalam SLC, manajer akan membuat keputusan apakah proyek penelitian yang diusulkan diterima atau ditolak oleh manajer tersebut, apabila proyek penelitian sudah efsien dalam mencapai tujuan system tersebut, maka manajer akan memutuskan untuk melanjukan ketahap berikutnya (tahap perancangan), jika proyek tidak sesuai yang diharapkan maka manajer berhak memutuskan untuk tidak melanjutkannya, ketiga tahap perancangan manajer membuat keputusan untuk Menyetujui / menolak penerapan system. Keempat tahap penerapan manajer membuat keputusan untuk Menyetujui / Menolak Penggantian Sistem Baru. Kelima tahap penggunaan membuat keputusan untuk Menyetujui / menolak rekayasa ulang system.
2.Jelaskan bahwa hubungan antara tujuan sistem kriteria kinerja !
Jawab:
Jadi hubungannya anatara tujuan sistem dan kriteria kinerja adalah bahwa dalam tahap perencanaan tujuan dari system yang akan dibuat ditentukan terlebih dahulu, setelah itu dalam tahap analisis barulah menentukan kriteria kinerja seperti apa yang cocok untuk system yang akan dibuat. Kesimpulannya adalah hubungan antara tujuan system dan criteria kinerja saling bergantung satu sama lain, karena jika tujuan system ditentukan tanpa adanya suatu krieria kinerja, tujuan tersebut tidak akan tercapai dengan efisien, begitupun sebaliknya criteria kinerja tidak dapat ditentukan bila tidak ada tujuan system.
Nama
Achmad Husein 30108029
Fahrul Basali 30108744
Muhammad zaki 31108381
Raden Masargo 31108546
Rabu, 04 November 2009
System Life Cycle
Senin, 26 Oktober 2009
Looping Pada Bahasa C
Perulangan :
Perulangan data atau yang biasa disebut dengan “looping” adalah proses yang dilakukan secara berulang-ulang sampai batas yang ditentukan. Biasanya bila dalam perulangan tersebut tidak disertakan batasnya maka syntax akan error karena proses itu akan berulang terus hingga tak terhingga sementara variabel dalam komputer masih terbatas.
Jenis :
a. FOR
Syntax : for (inisialisasi ; syarat ; penambahan) {
pernyataan}
inisialisasi : keadaan awal dari variabel control
syarat : ekspresi relasi yang merupakan kondisi
penambahan : pengatur perubahan nilai variabel control
Contoh :
for (i=0;i<10;i++)
{
p=2+i;
}
b. WHILE
Syntax : while (kondisi){
pernyataan}
Contoh :
i=0
while (i<10)
{
p=2+i;
i++;
}
c. DO – WHILE
Syntax : do {
pernyataan}
while (kondisi);
Contoh :
i=0
do
{
i++;
}
while (i<10)
Perbedaan antara FOR, WHILE, dan DO-WHILE :
For :
untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlahnya.
While : Pre Tested
untuk mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlahnya. Pengecekan kondisi akan dilakukan terlebih dahulu. Jika kondisi masih bernilai true, maka looping akan terus berlanjut.
Do-while : Post Tested
untuk mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlahnya. Instruksi akan dijalankan lebih dahulu, kemudian dilakukan pengecekan kondisi apabila masih bernilai true maka looping akan terus berlanjut.
Read More......Kondisi Pada Pemrograman Bahasa C
CALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml">
Penyeleksian IF
Penyeleksian kondisi adalah salah satu elemen algoritma yang paling sederhana. Penyeleksian kondisi memungkinkan suatu pernyataan dieksekusi hanya jika kondisi terpenuhi atau tidak terpenuhi.
maka Code yang diberikan :
#include
#include
#include
main ()
{
double tot_beli,pot=0,jum_bayar=0;
clrscr();
cout<<”Total Pembelian Rp. “;cin>>tot_beli;
if (tot_beli>=50000)
pot=0.2 * tot_beli;
cout<<”Besarnya Potongan Rp. “<<
jum_bayar=tot_beli-pot;
cout<<”jumlah yang harus dibayarkan Rp. “<
getch();
}