A. Latar Belakang
Indonesia adalah negara yang bersandar pada kekuatan hukum sehingga kekuasaan dan penyelenggaraan hidup dan kehidupan kenegaraan diatur oleh hukum yang berlaku. Dengan kata lain, hukum sebagai pranata sosial disusun untuk kepentingan seluruh rakyat dan bangsa yaitu menjaga ketertiban bagi seluruh rakyatnya. Kondisi kehidupan nasional itu menjadi salah satu kekuatan ketahanan nasional karena adanya jaminan kekuasaan hukum bagi semua pihak yang ada di Indonesia dan lebih jauh daripada itu adalah menjadi cermin bagaimana rakyat Indonesia mampu untuk tumbuh dan berkembang dalam suatu wilayah yang menempatkan hukum sebagai asas berbangsa dan bernegara dengan menyandarkan pada kepentingan dan aspirasi rakyat.
B. Pokok-Pokok Pikiran
Upaya pencapaian ketahanan nasional sebagai pijakan tujuan nasional yang disepakati bersama didasarkan pada pokok-pokok pikiran berikut :
1. Manusia Berbudaya
manusia berbudaya senantiasa selalu mengadakan hubungan-hubungan sebagai berikut :
C. Pengertian Ketahanan Nasional Indonesia
Hakikat Ketahanan Nasional Indonesia adalah keuletan dan ketangguhan bangsa yang mengandung kemampuan mengambangkan kekuatan nasional untuk dapat menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara dalam mencapai tujuan nasional.
D. Asas-Asas Ketahanan Nasional Indonesia
Asas Ketahanan Nasional Indonesia adalah tata laku yang didasari nilai-nilai yang tersusun berlandaskan Pancasila, UUD 1945 dan Wawasan Nasional yang terdiri dari :
E. Sifat Ketahanan Nasional Indonesia
Ketahanan nasional memiliki sifat yang terbentuk dari nilai-nilai yang terkandung dalam landasan dan asas-asasnya, yaitu :
F. Pengaruh Aspek Ketahanan Nasional Pada Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Berdasarkan rumusan pengertian ketahanan nasional dan kondisi kehidupan nasional Indonesia sesungguhnya ketahanan nasional merupakan gambaran dari kondisi sistem (tata) kehidupan nasional dalam berbagai aspek pada saat tertentu.
hubungan antar aspek yang mendukung kehidupan yaitu :
G. Keberhasilan Ketahanan Nasional Indonesia
Untuk mewujudkan keberhasilan ketahanan nasional diperlukan kesadaran setiap warga negara Indonesia, yaitu :
Senin, 05 April 2010
Bab 3 Ketahanan Nasional
Bab 2 Wawasan Nusantara
A. Wawasan Nasional suatu bangsa Adalah cara pandang suatu bangsa yang telah menegara tentang diri dan lingkungannya dalam eksistensinya yang serba terhubung & dlm pembangunannya di lingkungan nasional
B. Teori-teori Kekuasaan
1. Paham-paham kekuasaan
2. Teori-teori Geopolitik
C. Ajaran Wawasan Nasional Indonesia
1. Paham kekuasaan Bangsa Indonesia
2. Geopolitik Indonesia
3. Dasar Pemikiran Wawasan Nasional Indonesia
D. Latar Belakang Filosofis Wawasan Nusantara
1. Pemikiran Berdasarkan Falsafah Pancasila
2. Pemikiran Berdasarkan Aspek Kewilayahan Nusantara
3. Pemikiran Berdasarkan Aspek Sosial Budaya
4. Pemikiran Berdasarkan Aspek Kesjarahan
E. Implementasi Wawasan Nusantara dalam kehidupan Nasional
1. Pengantar Implementasi Wawasan Nusantara
2. Pengertian Wawasan Nusantara Adalah cara pandang bangsa Indonesia bahwa seluruh tanah air Indonesia memiliki kesatuan dalam hal ideology,politik,ekonomi,social, budaya dan keamanan.
F. Ajaran Dasar Wawasan Nusantara
1. Wawasan Nusantara sebagai Wawasan Nasional Indonesia
2. Landasan idiil:Pancasila
3. Landasan Konstitusional: UUD 1945
G. Unsur Dasar Konsepsi Wawasan Nusantara
1. Wadah (Contour)
2. Isi (Content) : aspirasi bangsa yg terdapat dlm pembukaan UUD 1945
3. Tata Laku (Conduct) : hasil interaksi antara wadah & isi yang terdiri dr tata laku batiniah & lahiriah
H. Hakikat Wawasan Nusantara : keutuhan nusantara
1. Asas Wawasan Nusantara
2. Arah Pandang
a. Arah Pandang ke Dalam : menjamin perwujudan persatuan & kesatuan aspek kehidupan nasional
b. Arah Pandang ke Luar : menjamin kepentingan nasional
K. Kedudukan, fungsi dan tujuan Wawasan Nusantara
1.Kedudukan
2. Fungsi : sbg pedoman, motivasi,dorongan & menentukan segala kebijaksanaan
3. Tujuan : mewujudkan nasionalisme yang tinggi dlm aspke kehidupan indonesia
a. Sasaran Implementasi Wawasan Nusantara dalam kehidupan Nasional
b. Pemasyarakatan/Sosialisasi Wawasan Nusantara
c. Tantangan Implementasi Wawasan Nusantara
d. Pemberdayaan masyarakat
e. Dunia Tanpa Batas
f. Era Baru Kapitalisme
g. Kesadaran Warga Negara
1. Prospek Implementasi Wawasan Nusantara
2. Keberhasilan Implementasi Wawasan Nusantara
Read More......Bab 1 Pengantar pendidikan kewarganegaraan
A. Latar belakang pendidikan kewarganegaraan dan Kompetensi yang di harapkan
1. Latar belakang Pendidikan Kewarganegaraan
Perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia dimulai sejak era sebelum dan selama penjajahan, kemudian dilanjutkan dengan era perebutan dan mempertahankan kemerdekaan sampai hingga era pengisian kemerdekaan – menimbulkan kondisi dan tuntunan yang berbeda sesuai dengan zamannya.
Semangat perjuangan bangsa yang tak kenal menyerah telah terbukti pada Perang Kemerdekaan 17 agustus 1945. Karena dilandasi dengan keimanan serta ketakwaan kepada Tuhan YME.
Landasan perjuangan merupakan nilai – nilai perjuangan bangsa Indonesia. Semangat pejuangan bangsa ini merupakan kekuatan mental spiritual yang dapat melahirkan sikap dan perilaku heroik dan patriotik serta menumbuhkan kekuatan, kesanggupan, dan kemauan yang luar biasa.
2. Kompetensi yang Diharapkan dari Pendidikan Kewarganegaraan
A. Hakikat Pendidikan
Masyarakat dan pemerintah suatu Negara berupaya untuk menjamin kelangsungan hidup serta kehidupan generasi penerusnya secara berguna (berkaitan dengan kemampuan spiritual) dan bermakna (berkaitan dengan kemampuan kognitif dan psikomotorik). Karena itu pendidikan Kewarganegaraan dimaksudkan agar kita memiliki kesadaran bernegaran untuk bela negara agar memiliki pola pikir, pola sikap, dan perilaku sebagai pola tindak yang cinta tanah air berdasarkan Pancasila.
B. Kemapuan Warga Negara
Untuk hidup berguna dan bermakna serta mampu mengantisipasi perkembangan, perubahan masa depannya, suatu negara sangat memerlukan pembekalan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (ipteks) yang berlandaskan nilai-nilai pancasila, Nilai-nilai keagamaan, dan nilai – nilai perjuangan bangsa. Tujuan utama pendidikan kewarganegaraan adalah untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara.
C. Menumbuhkan Wawasan Warga Negara
Setiap warga negara Repbulik Indonesia harus menguasai ilmu pengetahuan ,teknologi, dan seni yang merupakan misi / tanggung jawab pendidikan kewarganegaraan untuk menumbuhkan wawasan warga negara dalam hal persahabatan, pengertian antar bangsa, perdamaian dunia, keadaran bela negara, dan sikap serta perilaku yang bersendikan nilai – nilai budaya bangsa, wawasan nusantara dan ketahanan nasional.
D. Dasar Pemikiran Pendidikan Kewarganegaraan
Rakyat Indonesia, melalui majelis perwakilan rakyat (MPR), menyatakan bahwa : Pendidikan Nasional yang berakar pada kebudayaan bangsa Indonesia di arahkan untuk “meningkatkan kecerdasan serta harkat dan martabat bangsa. Selanjutnya mereka menyatakan bahwa : “Pendidikan Nasional bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia, jiwa patriotik, mempertebal rasa cinta tanah air, menigkatkan semangat kebangsaan, kesetiakawanan sosial, kesadaran pada sejarah bangsa, dan sikap menghargai jasa para pahlawan dan berorientasi ke masa depan.
E. Kompetensi yang Diharapkan
UU no. 2 tahun 1989 tentang system pendidikan nasional.
Kompetensi diartikan sebagai seperangkat tindakan cerdas penuh rasa tanggung jawab yang harus dimiliki oleh seseorang agar ia mampu melaksanakan tugas – tugas dalam bidang pekerjaan tertentu.
Pendidikan Kewarganegaraan yang berhasil akan membuahkan sikap mental yang cerdas, penuh rasa tanggung jawab dari peserta didik. Sikap ini disertai dengan prilaku yang :
B. Pemahaman tentang Bangsa, Negara, Hak dan Kewajiban Warga Negara, Hubungan Warga Negara dengan Negara atas dasar Demokrasi, Hak Asasi Manusia(HAM), dan Bela Negara.
1. Pengertian & Pemahaman tentang Bangsa dan Negara
Pengertiannya dapat diuraikan sebagai berikut :
A. Pengertian bangsa
Bangsa adalah orang-orang yang memiliki kesamaan asal keturunan adat, bangsa & sejarah serta berpemerintahan sendiri.
B. Pengertian & Pemahaman Negara
1. Pengertian Negara
a. Negara adalah suatu organisasi dari sekelompok atau beberapa kelompok manusia yang bersama – sama mendiami satu wilayah tertentu & mengakui adanya satu pemerintahan.
b. Negara adalah satu perserikatan yang melaksanakan suatu pemerintahan melalui hukum yang mengikat masyarakat dengan kekuassaan untuk memaksa pada ketertiban sosial.
2. Teori pembentukan negara
a. Teori hukum alam
b. Teori ketuhanan
c. Teori perjanjian
3. Proses terbentukan negara di zaman modern
Proses dapat berupa penaklukan, pelabutan(fusi), pemisahan diri & pendudukan atas negara/wilayah yang belum ada pemerintahan sebelumnya.
4. Unsur negara
a. Bersifat konstitutif
b. Bersifat Deklaratif
5. Bentuk negara
Sebuah negara dapat berbentuk negara kesatuan (unitary state) & berikat (federation).
2. Negara dan warga negara dalam system kenegaraan diIndonesia
NKRI adalah negara berdaulat yang mendapatkan pengakuan dari dunia internasional dan menjadi anggota PBB. Ia mempunyai kedudukan dan kewajiban yang sama dengan negara lain didunia, ikut serta memelihara dan menjaga perdamaian dunia.
NKRI didirikan berdasarkan UUD 1945 yang mengatur tentang kewajiban negara terhadap warganya dan hak serta kewajiban warga negara terhadap negaranya dalam suatu sistem kenegaraan.
3. Proses Bangsa yang Menegara
Proses bangsa yang menegara memberikan gambaran tentang bagaimana terbentuknya bangsa, dimana sekelompok manusia yang berbeda didalamnya merasa sebagai bagian dari bangsa.
Bangsa Indonesia menerjemahkan secara terperinci perkembangan teori kenegaraan tentang terjadinya negara kesatuan RI sebagai berikut :
Karena itu UUD 1945 harus mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan penyelenggara negara untuk memelihara budi pekerti yang luhur dan memegang teguh cita – cita moral rakyat yang luhur.
4. Pemahaman Hak dan Kewajiban Warga negara
Dalam UUD 1945, pasal tentang Warga negara telah diamanatkan pada pasal 26,27,28 dan 30.
5. Hubungan Warga Negara dan Negara
a. Siapakah warga negara?
Pasal 26 ayat (1) mengatakan bahwa yang menjadi warga negara adalah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang bertempat tinggal di Indonesia, mengakui Indonesia sebagai tanah airnya, bersikap setia kepada NKRI dan disahkan oleh undang-undang warga negara.
b. Kesamaan kedudukan dan hukum dan pemerintahan
NKRI menganut azas bahwa setiap warga negara mempunyai kedudukan yang sama dihadapan hukum dan pemerintahan.
c. Hak azas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan
Pasal 27 ayat (2) UUD 1945 mengatakan bahwa tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.
d. Kemerdekaan berserikat dan berkumpul
Yang telah dijelaskan pada pasal 28 UUD 1945, pada pelaksanaan pasal 28 diatur dalam undang-undang :
Kemerdekaan berserikat dan berkumpul menyangkut sejarah yang panjang, baik zaman penjajahan maupun pada zaman Indonesia merdeka.
e. Kemerdekaan memeluk agama
Yang dijelaskan pada pasal 29 ayat (1) dan (2).
f. Hak dan kewajiban pembelaan negara
Yang dijelaskan pada pasal 30 ayat (1) dan (2).
g. Hak mendapat pengajaran
Yang dijelaskan pada pasal 31 ayat (1) dan (2).
h. Kebudayaan nasional indonesia
Yang dijelaskan pada pasal 32 UUD 1945.
i. Kesejahteraan social
Yang dijelaskan pada pasal 33 dan 34.
6. Pemahaman tentang demokrasi
a. Konsep demokrasi
definisi demokrasi adalah sebuah bentuk kekuasaan (kratein) dari/oleh/untuk rakyat (demos). Demos menyiratkan makna diskriminatif dan juga bukanlah rakyat keseluruhan, tapi populus tertentu.
b. Bentuk demokrasi dan pengertian system pemerintahan negara
1. Bentuk demokrasi
Ada berbagai bentuk demokrasi :
a. Pemerintahan monarki.
b. Pemerintahan rapublik.
2. Kekuasaan dalam pemerintahan
Dipisahkan menjadi tiga, yaitu kekuasaan legislatif, kekuasaan eksekutif dan kekuasaan federatif.
3. Pemahaman demokrasi di Indonesia
a. Dalam system kepartaian
b. System pengisian jabatan pemegang kekuasaan negara.
c. Hubungan atas pemegang kekuasaan negara.
4. Prinsip dasar pemerintahan RI
Pancasila sebagai landasan idiil bagi bangsa Indonesia.
5. Beberapa rumusan pancasila
Seperti yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945 rumusan pancasila yaitu :
a. Ketuhanan YME.
b. Kemanusiaan yang adil dan beradab.
c. Persatuan Indonesia.
d. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.
e. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
6. Struktur pemerintahan RI
a. Badan pelaksana Pemerintahan (eksekutif)
1. Pembagian berdasarkan tugas dan fungsi
a. Departemen beserta aparat dibawahnya
b. Lembaga pemerintahan bukan departemen
c. Badan usaha milik negara (BUMN)
2. Pembagian berdasarkankewilayahan dan tingkat pemerintahan
a. Pemerintah pusat
b. Pemerintah wilayah
c.Pemerintah daerah
b. Pemahaman tentang demokrasi Indonesia
Demokrasi indoesia adalah pemerintah rakyat yang berdasarkan nilai – nilai falsafah pancasila/pemerintahan dari,oleh dan untuk rakyat berdasarkan sila – sila pancasila.
7. Pemahaman Tentang HAM
Majelis umum PBB mengatakan demokrasi universal tentang hak – hak asasi manusia ini merupakan suatu pelaksanaan umum yang baku bagi semua bangsa dan Negara.
8. Kerangka Dasar Kehidupan Nasional Meliputi Keterkaitan antara Falsafah Pancasila, UUD 1945 wawasan nusantara dan ketahanan nasional
a. Konsepsi hubungan antara Pancasila dan Bangsa
Penduduk yang ada dinusantara ini menyatakan dirinya sebagai satu bangsa, yaitu Indonesia sejak tanggal 18 oktober 1928 yang dikenal sebagai hari sumpah pemuda.
b. Pancasila sebagai landasaan idiil Bangsa.
Berdasarkan sikap idealisme pancasila, negara kesatuan Indonesia menggunakan pola bersahabat, damai, hidup berdampingan dan politik bebas aktif dalam berhubungan internasionalnya dan pergaulannya dengan bangsa – bangsa lain didunia.
Paham ideologis dalam bebas aktif adalah :
9. Landasan hubungan UUD 1945 dan negara kesatuan RI
a. Pancasila sebagai ideology negara
Negara mempunyai cita – cita yaitu kebenaran hakiki yang terdapat dalam sila – sila pancasila. Cita-cita tersebut tercantum dalam, pembukaan UUD 1945. Dengan demikian pancasila merupakan ideologi negara.
b. UUD 1945 sebagai landasan konstitusi
Tanggal 17 Agustus 1945 merupakan hari proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda dan Jepang. Tetapi bukan kemerdekaan NKRI.
c. Implementasi konsepsi UUD1945 sebagai landasan konstitusi
d. Konsepsi pertama tentang pancasila sebagai cita-cita dan ideology negara.
Ada terdapat dalam penjelasan tentang makna pembukaan UUD 1945.
e. Konsepsi UUD 1945 dalam mewadahi perbedaan pendapat dalam kemasyarakatan Indonesia.
Idealisme pancasila adalah demokrasi pancasila yang mengakui adanya perbedaan pendapat dalam kelompok bangsa Indonesia. Dengan adanya pengakuan tersebut, konsepsi kelompok bangsa itu diwadahi dalam bentuk organisasi kemasyarakatan menurut profesi dan fungsi, contohnya seperti organisasi kopri,PGRI,SPSI,HNSI,HKTI,BKOW,,HMI,AMPI,KNPI dsb.
f. Konsepsi UUD 1945 dalam infrastruktur politik
Infrastruktur politik adalah wadah masyarakat yang menggambarkan bahwa masyarakat ikut menentukan keputusan politik dalam mewujudkan cita – cita nasional berdasarkan falsafah bangsa.
Secara teoritis, dalam system dikenal Monoparty, Biparty,dan multiparty.
Sistem monoparty atau satu partai biasa terdapat pada Negara komunis seperti RRC, Korea Utara dan Vietnam. Dalam sistem ini berdasarkan rumusan kebijaksanaan politik dari partai tersebut bersifat dogmatis dan tidak mengenal perbedaan pendapat. Sistem Biparty atau dwipartai terdiri dari partai oposisi, terdapat sifat saling menjatuhkan untuk memperoleh kekuasaan dalam sistem yang dianut. Sistem multiparty atau lebih dari dua partai menggambarkan hak – hak kelompok masyarakat atas keputusan politik negara.
10. Perkembangan pendidikan pendahuluan bela negara.
a. situasi NKRI terbagi dalam periode-periode
Periode itu adalah berkaitan dengan kepentingan sejarah perkembangan pendidikan pendahuluan bela negara
Periode-periode tersebut adalah :
Selasa, 05 Januari 2010
Forbidden Love
Malam bulan purnama ini, aku ingin berjalan-jalan lebih jauh dari sebelumnya. Aku Kawa si serigala ,menjelajahi isi hutan yang gelap dengan penuh hati yang bimbang, entah apa yang sedang ku rasakan saat ini.
“aaaargh” aku menginjak pecahan kaca. Sakit sekali rasanya, gak bisa bergerak.
Aku bingung bagaimana bisa di tempat seperti ini ada pecahan kaca yang begitu banyak. Di saat itu juga ku dengar suara sesuatu menghampiriku, “serigala?” tiba-tiba muncul manusia, seorang lelaki muda tampan di hadapanku. Orang itu menghampiriku, kemudian ia memegang kakiku yang terluka dan mengobati lukaku itu.
Aku terkagum-kagum dengan kebaikan orang ini. Dia begitu tampan dan baik hati. Manusia ini membuatku merasakan sesuatu yang aneh suatu perasaan yang tak pernah kurasakan sebelumnya.
Seusainya ia mengobati lukaku dan mambalut kakiku dengan sapu tangan berwarna merah, ia pergi sambil tersenyum kemudian berlari. Aku menatap terpaku sosok manusia itu sampai menghilang di balik gelapnya hutan ini. Aku baru menyadarinya, apa yang ia lakukan di hutan ini? Apakah Ia sendiri di hutan belantara ini?
‘Ya Tuhan , pertemukanlah aku dengannya kembali’, harapku dalam hati.
Masih membayangkan wajahnya,
Esok paginya aku pulang ke tempat keluargaku tinggal dibalik tebing di dalam hutan ini. Ku berjalan lagi sambil tertatih-tatih karena kakiku masih sakit menyusuri hutan sambil tersenyum mengingat senyuman lelaki itu yang hadir kembali ke dalam mimpiku. Dan kusadari dan kurasa, aku….aku jatuh cinta pada manusia.
Teringat kata-kata ibu,”dulu ibu mencintai manusia,dan ingin sekali memilikinya tetapi itu adalah sesuatu yang tidak mungkin”. Yaaah aku tau itu, hewan tidaklah mungkin mencintai manusia seperti apa yang aku rasakan saat ini dan itu adalah perasaan yang terlarang, terlarang untuk aku rasakan sebagi seekor hewan yang nistah ini. Tapi aku yakin perasaan ini bukan perasaan yang cuma ‘numpang lewat’ tapi ini CINTA. Memang agak lucu untuk di dengar, tapi apakah aku salah? Aku seekor serigala, mencintai manusia. Rasa ini datang begitu saja tanpa bisa aku hentikan.
‘Andai saja aku bisa menjadi manusia, aku akan mencarinya dan membuatnya juga mencintaiku’, pikiran yang aneh memang. Saat ini aku hanya bisa mengambang di bayang-bayang wajahmu , duhai lelaki tampan.
Menatap bulan purnama yang bulat nan indah. Mengulang-ulang harapanku untuk menjadi manusia.
“Tuhan, di bawah bulanmu in, izinkan aku bertemu dengannya sekali saja setidaknya untuk mengucapkan terima kasih padanya dalam sosok manusia juga”, akupun teriak di bawah indahnya rembulan.
Tiba-tiba angin berhembus kencang. Apa ini??ada apa??aku menahan diri dari kencang angin yang berhembus. Aku merasakan ada yang beda dengan diriku. Aku terkejut di saat angin behenti berhembus, aku bisa berdiri dengan sempurna, aku memiliki kaki dan tangan manusia. Tubuhku tak lagi berbulu. Apakah keinginanku terkabul? Sungguh cepat sekali. aku menjadi manusia.
Kini aku adalah Kawa. Gadis berusia 14 tahun, akulah manusia serigala
“apa???kamu naksir manusia?kamu mau keluar dari hutan?tidak..ayah tidak setuju. Kalau manusia tahu kamu berubah menjadi manusia karena sinar rembulan bisa bahaya!!” larang ayahku.
“ayah tolonglah aku,aku bertekat untuk tetap bisa bersama orang yang aku sukai dan aku mencintainya, yah” aku membujuk ayah yang tengah kesal.
Akhirnya ayah mengizinkan aku untuk pergi k kota..hmm asik!!
“tapi ingat, ketika bulan purnama datang kembali kembalilah ke hutan, jangan sampai manusia tahu bahwa engkau adalah sebenarnya manusia serigala, itu akan sangat berbahaya bagimu!!”ayah mengingatkan dan aku mengiyakan.
--##--
“ini teman baru kalian, namanya Kawa” seorang guru cantik memperkenalkan diriku pada teman-teman sekelasku. Yaa, kini aku bersekolah di salah satu Sekolah Menengah Atas yang ada di kota.
“kenalkan, aku Kawa”
Salah seorang temanku bertanya,”darimana asalmu?”
Aku terdiam dan bingung,”ehm…aa..aku dari desa. Mohon kerja samanya ya” aku bisa mengelak. Dan lega rasanya bagiku.
Sudah seminggu aku menjadi manusia, tapi aku belum juga menemukan lelaki itu. Apakah aku harus menyerah?? Tidak aku pasti bisa bertemu dengannya lagi, hanya saja ini semua butuh waktu.
Di pagi hari yang agak mendung ku berjalan menuju sekolah. Bertemu dengan teman-temanku..senangnya menjadi manusia, bisa tertawa bersama teman-teman.
Memasuki kelas, ku lihat wajah yang tidak begitu asing bagiku. Lelaki itu..!!iyaa, aku yakin dia yang menolongku di hutan, lelaki yang mengobati lukaku dan membuatku jauh cinta padanya saat pandangan pertama dan akhirnya aku menemukannya.
Aku menatapnya, diapun demikian
“namanya Kawa,unik yah namanya”, Rei teman sekelasnya memberi tahu lelaki itu
“gue gak nanya” jawabnya angkuh..
Yaa Tuhaaaaaaan…..dia tak seperti yang ku lihat saat itu. Aku jadi takut untuk menyapanya. Bagaimana ini?? Aku sudah bertemu dengannya tetapi sikapnya begitu angkuh dan dingin, dingin seperti salju. Ugh,aku jadi menyesal telah menjadi manusia.
Saat istirahat aku sedang bersandar di dinding koridor di temani oleh teman sebangkuku Nana , sambil menikmati permen karet yang ku kunyah.lelaki itu lewat di depanku.
“siapa sih dia?”tanyaku pada Rika
Rika yang sambil menguyah, “maksud lo??dia??namanya ryo.baru minggu ini dia masuk,soalnya dia sakit. Anaknya cuekan banget”
Jadi seperti itu yah??tak heran kalau ia berbicara angkuh sperti tadi. Tetapi kembali kepada tekat bulatku, aku akan tetap mendekatinya.
Setiap hari aku berusaha mendekatinya, mulai dari membawakan bekal , memberi perhatian-perhatian kecil padanya. Memang terlihat aku yang lebih agresif, tapi demi tekad semulaku apapun akan ku lakukan. Akhirnya pada suatu hari ia pun mau berbicara kepadaku “hei, Kawa mengapa kau baik sekali padaku, padahal aku adalah orang yang sangat angkuh sehingga tak ada yang mau berteman dengan diriku” jelas Ryo. “Aa…aa..ku hanya ingin berteman dan mengenal dirimu lebih dekat” balasku dengan suara terbatah-batah. “Ohh begitu, kalau begitu pulang sekolah kuajak kau ikut denganku, dan aku tidak menerima kata tidak kecuali engkau tak mau berteman denganku” kata Ryo.
Selama jam pelajaran aku tak bisa berkonsentrasi, aku memikirkan kemana ia akan mengajak ku pergi setelah pulang sekolah. Akhirnya bel pulang sekolah pun berbunyi dan setelah teman-teman kelas keluar satu-persatu hingga yang terakhir. Tinggal aku dan dia di kelas, ia menghampiri bangkuku dan berkata “Ayo kita bergerak” Sambil setengah menarik diriku ke arah parkiran sekolah.
“dimana ini ??” Tanyaku pada Ryo saat kita sampai di sebuah gedung yang besar dan disesaki penuh dengan manusia-manusia. “Ini namanya adalah Mall, apakah di kampungmu tak ada yang namanya Mall??, ohh tak usah dijawab ku yakin tak ada satupun” jawab Ryo cepat. Di mall aku diajaknya berkeliling mengitari mall, menonton bioskop, dan makan di sebuah restoran. “Apakah kamu senang??” Tanya Ryo kepada Kawa. “Ya aku senang, aku baru pertama kali merasakan rasa senang seperti ini. Terima Kasih Ryo kamu baik sekali telah mengajakku ke tempat ini ”. “Y.ya..” jawab Ryo salah tingkah.. “Kau tak seperti yang dikatakan anak-anak kepadaku, kata mereka kamu cuek dengan semua orang yang ada di sekitarmu, tetapi aku merasa beda terhadapmu, kamu baik kamu telah membuatku sangat senang hari ini” jelasku. “Karena kamu beda dengan yang lainnya, kamu baik dan apa adanya tak seperti kebanyakan orang yang kukenal selama ini” “kamu manis sekali Kawa” jelas Ryo.
Dari saat itu aku sering jalan dengannya menghabisi waktu bersama, ingin rasanya ku bisa seperti selama ini. Hingga pada suatu sore yang cerah kami sedang ada di sebuah taman kota sambil memakan es krim “dari mana asalmu Kawa? Dimana orang tuamu tingaal?mengapa kau hidup sendiri di kota ini?”Tanya Ryo tiba-tiba kepadaku. Aku bingung menjawab pertanyaanya yang datang tiba-tiba itu “Kawa, Apa yang kamu pikirkan? Kamu kelihatan tidak enak badan? Apa kamu sakit? Kalau begitu akan kuantarkan kamu pulang sekarang” Tanya Ryo. “Aku tdak apa-apa hanya sedikit tidak enak badan gara-gara tadi malam kurang tidur karena tugas yang kukerjakan” jawabku dengan berbohong kepadanya “apakah benar?” Tanya Ryo memastikan. Aku mengganguk sambil berkata “Iya, aku tidak apa-apa, ayo kita jalan-jalan, aku ingin ke tempat yang sepi dan tenang, apakah kau ingin mengantarkan ku tempat seperti itu?” pintaku kepadanya “.
Akhirnya sampailah kami di tempat yang kuinginkan, tapi tak kusangka tempat yang ia ajak adalah tempat pertama kali kita bertemu. Ia disini adalah hutan tempat dulu ku tinggal sebagai seorang serigala sampai aku bertemeu dengan dirinya dengan wujud manusia yang kuperoleh. Disana kami mengobrol sepuasnya, ini pertama kalinya aku bisa merasakan sebegitu dekatnya dengannya. “Aku senang di tempat ini bersamamu, biasanya aku hanya sendirian ke hutan ini.. ohh yah waktu sebulan yang lalu aku bertemu dengan seekor serigala yang terluka” kata Ryo kepadaku. aku tersentak kaget, aku tak sangka ia menceritakan awal pertemuan kita di tempat ini
Tiba-tiba angin berhembus kencang. Angin yang terasa aneh bagiku tetapi pernah kurasakan. Kulihat cahaya bulan yang muncul malam ini, ohh ternyata sekarang bulan purnama. Kurasakn tubuhku berubah, berubah kembali menjadi sesosok serigala. “Ka…kamu….serigala!!!” kata Ryo yang begitu kaget melihat wujud asliku. “Yah, aku adalah seekor serigala yang telah kau tolong sebulan lalu. Aku ingin sekali ingin bertemu untukmu kedua kali dan Tuhan mengabulkan doaku di bawah cahaya bulan purnama dan aku mencarimu di kota, aku sangat senang bisa berkenalan denganmu walau pertama kali kita bertemu, kau terlihat angkuh ke semua orang termasuk kepadaku tetapi saat ku mengenal dirimu lebih dekat aku senang caramu yang tersenyum hanya untukku” kataku . “aku juga suka denganmu Kawa, aku jatuh cinta kepadamu” balas Ryo. “itu tak mungkin Ryo karena aku sebenanya adalah seekor serigala bukan seorang manusia sepertimu jadi kita takkan kan bisa bersamamu, ku mohon kau mengerti !!”. Jelasku kepada Ryo walau sebenarnya akau pun merasa sakit hati akan hal ini. “Yah aku mengerti” “Tetapi, kita akan selalu berteman kan??” Tanya Ryo. “yah kita akan selalu berteman, bila engkau ingin menemuiku datanglah ke hutan ini” “aku akan selalu menunggumu disini, teman” Jawabku sambil tersenyum. Dari saat itu ia selalu datng ke hutan untuk menemuiku. Ialah teman manusiaku yang pertama dan yang ku cintai.
*END*
Rabu, 04 November 2009
System Life Cycle
Tugas Sistem Informasi Manajemen
1.pada titik mana dalam SLC(system life cycle) manajer memiliki kesempatan untuk membuat keputusan teruskan atau hentikan?
Jawab :
Pertama pada tahap perencanaan manajer membuat keputusan untuk menerima atau menolak proyek penelitian , kedua pada tahapan analisa dalam SLC, manajer akan membuat keputusan apakah proyek penelitian yang diusulkan diterima atau ditolak oleh manajer tersebut, apabila proyek penelitian sudah efsien dalam mencapai tujuan system tersebut, maka manajer akan memutuskan untuk melanjukan ketahap berikutnya (tahap perancangan), jika proyek tidak sesuai yang diharapkan maka manajer berhak memutuskan untuk tidak melanjutkannya, ketiga tahap perancangan manajer membuat keputusan untuk Menyetujui / menolak penerapan system. Keempat tahap penerapan manajer membuat keputusan untuk Menyetujui / Menolak Penggantian Sistem Baru. Kelima tahap penggunaan membuat keputusan untuk Menyetujui / menolak rekayasa ulang system.
2.Jelaskan bahwa hubungan antara tujuan sistem kriteria kinerja !
Jawab:
Jadi hubungannya anatara tujuan sistem dan kriteria kinerja adalah bahwa dalam tahap perencanaan tujuan dari system yang akan dibuat ditentukan terlebih dahulu, setelah itu dalam tahap analisis barulah menentukan kriteria kinerja seperti apa yang cocok untuk system yang akan dibuat. Kesimpulannya adalah hubungan antara tujuan system dan criteria kinerja saling bergantung satu sama lain, karena jika tujuan system ditentukan tanpa adanya suatu krieria kinerja, tujuan tersebut tidak akan tercapai dengan efisien, begitupun sebaliknya criteria kinerja tidak dapat ditentukan bila tidak ada tujuan system.
Nama
Achmad Husein 30108029
Fahrul Basali 30108744
Muhammad zaki 31108381
Raden Masargo 31108546